Tiba-tiba aku teringat sama pembicaraan dengan orang yang pernah bikin hari-hariku berwarna.
Waktu itu aku bilang, "Anggap aja saat ini aku dan kamu terjatuh di dalam sebuah lubang yang sangat dalam. Saking dalamnya, aku dan kamu ngga bisa keluar karena kita sebenarnya sedang membutuhkan orang lain. Dan lihat, lihat keatas, kamu, ada seseorang disana, mengulurkan seutas tali yang hanya bisa digunakan untuk 1 orang saja, silahkan, go ahead. Ambil talinya, panjat, dan berjalanlah bersama orang itu. Aku ngga apa, aku yakin suatu saat juga akan ada orang yang mengulurkan talinya untukku, dan aku juga yakin aku akan menemukan cara untuk bangkit dan keluar dari lubang ini."
Lalu dia berkata, "Engga Tam, aku mau kita berdua manjat tali itu. Aku ngga mau ninggalin kamu sendiri disini."
Aku menjawab, "Aku ngga apa, kamu...Seriusan, aku rela kamu panjat tali itu dan pergi bersamanya, beneran."
Dan akhirnya sekarang, orang itu sudah memanjat tali itu dan pergi bersama pemiliknya. Sedangkan aku ? Masih terpuruk berusaha bangkit dan keluar dari lubang yang sangat dalam itu.
Memanjat. Terjatuh. Memanjat. Terjatuh..
Begitu terus-terusan.
Lalu saat ini aku berkata didalam hati, "Hey kamu, belum ada orang yang mau mengulurkan tali untukku. Apa yang harus aku lakukan ?" :''''(
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment